Ckristian Abaa
10 Pelayan Firman di Klasis GKI Keerom mendapat kesempatan untuk mengikuti Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Tokoh Agama untuk Pencegahan HIV dan Pengurangan Stigma serta Diskriminasi. Kegiatan yang dikoordinasikan bersama dengan Sekretaris Departemen Kemitraan kepada Badan Pekerja Klasis GKI Keerom ini, berlangsung dari tanggal 7-10 September 2026 dilaksanakan oleh Indonesia AIDS Coalition.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Jayapura dihadiri oleh Tokoh Agama dari Klasis GKI Keerom, Port Numbay dan Sentani. Juga dihadiri oleh Utusan Gereja Katolik.
Peserta Klasis GKI Keerom, terdiri dari Pdt. Deby Wattimena (Jemaat GKI Hana LPP Kelas III), Pdt. Merry Wompere (Jemaat GKI Imanuel Wiantre), Pdt. Santhy Soukota (Jemaat GKI Lahai Roi Wulukubun), Pdt. Puspita Ningseh (Jemaat GKI Abdi Allah Intaymelyan), Pdt Olivia Lay (Jemaat GKI Solafide Ifiafia), Pdt. Lina Batubara (Jemaat GKI FIladelfia Warbo), CPF Febby Wattimena (Jemaat GKI Kanaan Yamta), CPF. Ratu Jenleny Pembuain (Jemaat GKI Jekrisko Pikere), Pdt. Dina Ronsumbre (Jemaat GKI Irene Naramben) dan Gri. Ronny Taplo (Jemaat GKI Imanuel Kriku).
Tujuan 10 Pelayan FIrman ini mengikuti kegiatan ini, adalah agar tokoh agama dapat terlibat bersama dalam pelayanan dan pendampingan terhadap masyarakat dan jemaat dalam penanggulangan penyakit menular HIV-AIDS. Kasus HIV-AIDS terus meningkat kasusnya. Dan perlu penangganan yang serius dan melibatkan semua tokoh agama.
Diharapkan juga setelah kegiatan, maka 10 orang pelayan Firman ini akan memiliki ketrampilan dan modul dalam bekerja secara holistik dalam pelayanan gereja dan masalah-masalah kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat di Papua, secara khusus di wilayah pelayanan Klasis GKI Keerom.

Pendaftaran Peserta dari Klasis GKI Keerom (7/9) di Hotel Mercure Jayapura

Pendaftaran Peserta dari Klasis GKI Keerom (7/9) di Hotel Mercure Jayapura

Pemateri Kegiatan dari Indonesia AIDS Coalition

Pemateri Kegiatan dari Indonesia AIDS Coalition