TEKAD UNTUK MEMBANGUN KEMBALI MASA DEPAN ANAK DI LPKA KELAS II BATE KEEROM
Keerom (13/9/2026)
Ketua Majelis Jemaat GKI Solafide Ifiafia, Pdt Olivia Lay, S. Th., memimpin dan melayani Ibadah Sekolah Minggu (13/9) di Rayon Suara Gembira LPKA Kelas II Bate.
ibadah dimulai pukul 09.00 WIT dan berakhir pukul 10.30 WIT. Dihadiri oleh 36 Anak Binaan LPKA Kelas II Rayon Suara Gembira dan 11 Anak PAR dari Jemaat GKI Solafide Ifiafia. Hadir juga Pdt. Deby Wattimena, Ketua Majelis Jemaat GKI Hana LPP Kelas III Bate, sebagai penanggungjawab di Rayon Suara Gembira; Sym, Adriana Kwano, sebagai Majelis Jemaat di Rayon Suara Gembira.

Pasta dan Anak-Anak Pasta menghadiri Ibadah di Rayon Suara Gembira (13/09/2026)
Ibadah ini sungguh menggembirakan seluruh anak-anak karena mereka bernyanyi dan bermain game yang bertujuan membangun kebersamaan dengan teman-teman yang lainnya.
Pdt. Olivia Lay, membaca Nehemia 2: 11-20 dengan Tema Alkitab: “Tekad Membangun Kembali Tembok Yerusalem” . Kepada anak-anak diharapkan dapat membaca dan mengerti ayat ke 20.
Aku menjawab mereka, kataku: “Allah Semesta Langit. Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hambaNya, telah siap untuk membangun. Tetapi, kamu tidak punya bagian atau hal dan tidak akan diingat di Yerusalem! “
Pdt. Olivia, menyampaikan dalam refleksinya, bahwa:
Semua anak sekarang (Red.: Anak LPKA) memulai sebuah pekerjaan dari Tuhan. Pekerjaan yang Tuhan kasih buat anak-anak adalah membangunan kembali reruntuhan tembok masa lalu yang telah hancur akibat kesalahan yang di lakukan; dengan dekat kepada Tuhan. Mulailah pekerjaan itu dengan iman dan jangan takut terhadap tantangan seperti yang di hadapi oleh Nehemia. Walaupun ada tantangan seperti Sanbalat, Tobia dan Gesyem dalam membangun kembali reruntuhan yang telah roboh, tapi ketika percaya bahwa Allah semesta langit, yang membuat semuanya berhasil maka semua pekerjaan yang Tuhan kasih akan tetap berhasil dan nama Tuhan dimuliakan.
Bahwa anak-anak di LPKA masih punya kesempatan. Dan selama mereka ada di LPKA mereka sedang mengerjakan maksud dan rencana Tuhan. Perlu adanya komitmen untuk berubah, bertobat dan memulai kembali segalanya dengan yang baru. Bersama Tuhan tentu bisa!. Sebab, itu yang Allah mau!. Yesus Kristus telah memulai pekerjaan Allah BapaNya, dengan setia, sabar dan tekun selama ia berhasil. Dan Yesus berhasil melakukannya sampai di Kayu Salib. Bahkan sampai Ia bangkit dari antara orang mati. Nehemia membutuhkan 3 hari untuk mempersiapkan pekerjaan Tuhan. Yesus Kristus menyempurnakan pekerjaan Allah dengan berada 3 hari dalam kubur.
“Tuhan Yesus juga telah menentukan waktu kepada anak-anak di LPKA. Itulah waktu untuk suatu perenungan dan meditasi kalian. Waktu di mana kalian bisa berekoreksi tentang masa lalu, dan lahir baru, serta membangun dirimu kembali” lanjut Pdt. Olivia Lay. (Kissade)

Anak-anak PAR Jemaat GKI Solafide Ifiafia (Foto: Ckristian Abaa)

Anak-Anak PAR Solafide mengisi pujian kepada Tuhan di Rayon Suara Gembira (Foto: Deby Wattimena)

Sesi Perkenalan kepada Anak-Anak di Rayon Suara Gembira

Dari kiri Sym. Adriana Kwano, Pdt. Deby Wattimena, Pdt. Olivia Lay dan Anak Ckristian Abaa Junior