IBADAH ADALAH TEMPAT MEMBANGUN GENERASI MASA DEPAN GEREJA DAN BANGSA
Ibadah adalah bagian penting dari pembinaan dan pertumbuhan keimanan dan spiritualitas.
Kita mesti ingat bahwa ibadah adalah wadah pembinaan yang tak boleh terhenti atau diabaikan oleh Gereja. Sebab, banyak aspek yang kita dapatkan dari ibadah. Salah satunya adalah bahwa ibadah dapat menjadi wadah pembentukan karakter generasi bangsa. Peran Gereja dalam rangka penyehatan mental spiritualitas umat dapat dilakukan dengan ibadah yang terprogram dengan baik dan tertib, serta dapat dievaluasi.
Ibadah PAR di Lingkungan I Arso Barat
Sekitar 60 anak-anak Remaja, Tanggung dan Anak Kecil hadiri ibadah PAR Lingkungan I Arso Barat di Persiapan Jemaat GKI Marendeng. Anak-anak tersebut berasal dari Jemaat GKI Galelia Yaturaharja, GKI Petra Bibiosi, GKI Solafide Ifiafia, GKI Bahtera Swakarsa, GKI Betlehem Sanggaria, GKI Solagrasia Yammua, GKI Marendeng dan GKI Hanna Rayon Suara Gembira LPKA Kelas II Bate.
Ibadah yang dilaksanakan pada Minggu: 13 September 2026, pukul 13.00 WIT dipimpin oleh Pdt. Olvia Lay, MC dan Liturgos GSM. Doris Yapen. Dibantu Majelis Jemaat dari GKI Marendeng.
Dalam Refleksi Nehemia 2:11-20. Pdt Olivia Lay, menyampaikan pentingnya setiap anak memiliki tanggungjawab untuk mulai mengerjakan pekerjaan Tuhan. Sebenarnya setiap anak sudah dapat dilibatkan untuk mengerjakan pekerjaan Tuhan. Jangan anggap kalian masih kecil dan tak berarti. Yang dibutuhkan oleh setiap anak, yaitu mau melatih diri mulai dari dalam rumah dan sekolah minggu. Setiap Pelayan Firman dan Guru Sekolah Minggu serta orangtua terlibat untuk program ini dan diharapkan merencanakannya dengan baik dan benar.
Sekali lagi, bahwa anak-anak adalah generasi masa depan bangsa dan gereja yang penting dibentuk, dibangun, dan ditumbuhkan kembali. Semua anak punya masa lalu. Tapi masa lalu yang tidak baik sudah pasti harus dilupakan. Mulai lagi dengan yang baru bersama Tuhan Yesus Kristus
Berkesempatan hadir bersama dalam ibadah ini, adalah Pdt. Ckristian Abaa, Pdt Deby Wattimena, Pdt. Lamberth Sarwuna, Pnt Purwinurwan, Pnt. Dorce Patasik dan para Majelis Jemaat tuan rumah.
Pelayan dan Ibadah

Pdt Olivia Lay saat memimpin Ibadah PAR Lingkungan I Arso Barat Klasis GKI Keerom (13/09) di Persiapan Jemaat GKI Marendeng Bibiosi (Foto: Ckris Abaa)
Galleri Giat Ibadah di Marendeng






Aktifitas Ibadah Bersama di Persiapan Jemaat GKI Marendeng Bibiosi Arso Barat Klasis GKI Keerom (Foto: Ckris Abaa)
Ibadah PAR di Lingkungan II Manem
Ibadah PAR Lingkungan II Manem dilaksanakan di Jemaat GKI Efrat Tami (13/09) dipimpin oleh CPF Stenly Pusung, S.Si.
CPF Pusung juga dari bacaan Nehemia 2: 11-20, mengajak anak-anak PAR di Lingkungan II untuk dapat memiliki teladan Nehemia. Teladan yang dapat dipelajari oleh anak-anak adalah tekad dan kemauan yang kuat untuk melakukan apa yang Tuhan perintahkan untuk Nehemia kerjakan, yaitu membangun kembali tembok Yerusalem yang telah hancur.
Lanjutnya bahwa “walaupun ada situasi yang buruk yang dihadapi anak-anak, tetapi mereka masih memiliki kesempatan untuk bangkit kembali. GSM dan Orangtua berkewajiban membangun kembali karakter anak-anak yang telah hancur, berantakan dsbnya. Jangan biarkan anak-anak terus nakal. Bimbing mereka agar memiliki tekad kuat untuk berubah”.

CPF Stenly Pusung saat memimpin Ibadah PAR Lingkungan II Manem di Jemaat GKI Efrat Tami (Foto: George Renurt)
Galleri Giat Ibadah di Efrat Tami




Seksi PAR Klasis GKI Keerom, Sym. Adriana Kwano saat memberikan Sambutan di Efrat Tami seusai Ibadah (Foto: George Renuth)
Nats Penting Nehemia 2: 18, 20
Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa baiknya tangan Allahku yang melindungi aku dan apa yang dikatakan Raja kepadaku, berkatalah mereka, “kami siap untuk membangun!”. Lalu dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu.
Aku menjawab mereka, kataku: “Allah Semesta Langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami hamba-hambaNya, telah siap untuk membangun. Tetapi kamu tak punya bagian atau hak dan tidak akan diingat di Yerusalem!.”
Saat kita melakukan pekerjaan Tuhan. Lakukan dengan iman!. Karena Allah Semesta Langit akan menyertai. Tetapi jika kita dan juga anak-anak tidak terlibat dalam pekerjaan Tuhan, maka mereka tidak punya hak dan bagian di Yerusalem Baru nantinya.
Lagu Jangan Lelah Bekerja di Ladangnya Tuhan
Mari jadilah anak-anak yang bekerja diladangnya Tuhan.
Tantangan dalam Ibadah di Lingkungan IV Arso Timur
- Karena jarak antar jemaat yang jauh dan sulitnya kendaraan, maka ibadah tidak jadi dilaksankan
- Tempat ibadah juga tertutup.
- PAR Lingkungan IV tetap semangat mengatasi tantangan pelayanan di sana.
- Tetap ingat bahwa generasi anak-anak adalah masa depan dari Distrik Arso Timur dan Gereja. Sehingga para Pelayan dan GSM wajib semangat dan berjuang untuk membangun pembinaan yang signifikan.

Gedung Gereja Jemaat GKI Betel Amyu Arso Timur (Foto: Ratu)

CPF Ratu, CPF David dan Pnt Runggaimusi di Jemaat GKI Betel Amyu