Ckristian Abaa
Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., secara resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik Draf 05 Amandemen Tata Gereja 2027 dan Draf Renstra GKITP 2027-2032 di Wilayah I.

Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Sara Argapura, Rabu, 2 September 2026 dihadiri oleh 11 Klasis di Wilayah I, yaitu: Klasis GKI Port Numbay, Klasis GKI Sentani, Klasis GKI Waibu Moi, Klasis GKI Keerom, Klasis GKI Nimboran, Klasis GKI Kentuk Gresi, Klasis GKI Tanah Merah, Klasis GKI Tanah Merah Barat, Klasis GKI Nawa Wirway, Klasis GKI Muara Tami dan Klasis GKI Senggi. Utusan setiap klasis terdiri dari 9 orang Badan Pekerja Klasis, 4 Kepala Seksi, Pendeta, Penatua dan Syamas. Hadir juga BPS Lengkap, Anggota BPS Wilayah, sesepuh GKI di Tanah Papua, para pensiunan, warga jemaat dengan berbagai profesi dan akademisi.
Ibadah Pembukaan dipimpin oleh Pdt. Johan Wally, M.Mis., dengan membaca Lukas 15: 11-32 dengan Tema: “Menemukan Kembali Ke Jatidiri GKI di Tanah Papua!. Refleksi bagian ini coba mengantar seluruh peserta konsultasi publik di wilayah I untuk dapat memikirkan dan memahami maksud amandemen tata gereja dilakukan, yaitu pentingnya menemukan jati diri GKI di dalam Tata Gereja yang dimiliki.
Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Sinode GKI TP menyampaikan, bahwa:
“Konsultasi bukan hal yang tidak biasa. Ini ruang terhormat. Bukan percakapan di luar sana dan di dunia maya. Saya tegaskan ini terbuka untuk umum. Semua bisa hadir. Di Sidang SInode terbatas waktu dan terbatas orang. Ini normal dan ini proses yang dilakukan oleh BPS sebagai mandataris Sidang Sinode. Melaksanakan tanggungjawab gereja berlangsung dan tanggungjawab di luar sidang. Kita tidak tetapkan di luar sidang. Tetapi tetapkan di sidang”.
“Apa urgensi landasan hukum nya? Dapat dibaca pada Tata Gereja 2022 dan Peraturan tentang Sinode Bab III Pasal 3 Ayat 1, tentang tugas sidang sinode adalah menetapkan Tata Gereja. Selalu melaksanakan Amandemen. Butir ini selalu ada dalam semua Tata Gereja” lanjutnya.
Ketua Sinode juga mengajak semua warga gereja untuk mengikuti semua proses ini dengan seksama.
“Ikuti dengan seksama dalam tahapan-tahapan yang sudah diatur bukan saja pada Konsultasi Publik di Wilayah I – XII. Tapi masih dibuka ruang lagi pada Pleno Diperluas yang akan dihadiri oleh peserta Sidang Sinode XVIII di Wondama. Pikiran konstruktif silahkan disampaikan kita akan terima. Lakukan secara prosedural ke Badan Pekerja Sinode”.
Selanjutnya kepada 11 Klasis di Wilayah I, Ketua BPS mengharapkan untuk bagian Draf 05 Tata Gereja 2027 dan Renstra 2027-2032 diberikan masukan selama 2 hari pelaksanaan kegiatan dari tanggal 2 – 3 September 2026.
“Tidak ada kepentingan siapa-siapa, kita semua taat asas dan taat aturan. Hanya 1 tujuannya untuk kemajuan dan kemuliaan nama Tuhan sampai Tuhan Yesus datang kembali” tegas Ketua Sinode.
Sementara itu, kegiatan konsultasi publik di wilayah 1 akan berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 2-3 September 2026.
Pada hari pertama telah diawali dengan Sosialisasi dan Presentasi Tim Amandemen Tata Gereja dan Tim Renstra. Dan dilanjutkan dengan tanggapan 5 Klasis, yaitu: Klasis GKI Senggi, Klasis GKI Nimboran, Klasis GKI Kentuk Gresi, Klasis GKI Nawa Wirwai dan Klasis GKI Keerom.
Kegiatan hari pertama diselesaikan pukul 18.00 WIT.
GALERY FOTO HARI PERTAMA





Hari Kedua
Kegiatan hari kedua (3/9) dimulai pukul 09.00 WIT. Tim Amandemen dan Restra kembali lagi mendengarkan tanggapan terhadap materi draf 05 Amandemen Tata Gereja 2027 dan Renstra 2027-2032 dari Klasis GKI Muara Tami, Klasis GKI Tanah Merah Barat, Klasis GKI Tanah Merah, Klasis GKI Sentani dan Klasis GKI Port Numbay. Selain itu beberapa tokoh-tokoh GKITP, dan para emeritus juga turut hadir dan memberikan saran masukan. Terlibat juga dalam diskusi ini warga-warga GKI TP yang peduli dan hadir untuk memberikan masukan secara kristis. Suasana yang berlangsung juga terlihat sangat terbuka, baik dari BPS, Tim Amandemen dan Tim Renstra; di mana semua masukan dapat diterima dengan baik.

Seluruh dokumen yang telah dihimpun dari 11 klasis dan jemaat-jemaat, kemudian diserahkan secara resmi kepada Tim Amandemen dan Renstra sebagai masukan dalam Konsultasi Publik di Wilayah I. Penyerahan ini dilakukan oleh BPS WIlayah I, Pdt. Frans Mambrasar, S.Th.,M.M.
Keseluruhan hasil konsultasi dan catatan kristis yang telah disampaikan oleh seluruh peserta sekiranya penting menjadi bahan pertimbangan bagi Tim Amandemen dan Renstra.
Selanjutnya seusai dari Wilayah I, maka Tim Amandemen dan Renstra akan menghadiri kegiatan yang sama di wilayah-wilayah lainnya dalam rangka konsultasi publik.
Kegiatan di hari kedua selanjutnya ditutup secara resmi oleh Ketua Sinode GKITP, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., pukul 19.00 WIT yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Ibadah Penutupan dipimpin oleh Pdt. Dante Mawene, S.Si., Ketua Klasis GKI Kemtukgresi.
GALERY FOTO HARI KEDUA










Lagu Inspirasi Dalam Pelayanan