PANITIA HARI SANTRI NASIONAL KABUPATEN KEEROM MENYAMBANGI KLASIS GKI KEEROM
Keerom, LoncengNews (1/10/2026)
Dalam rangka Perayaan Hari Santri Nasional, tanggal 22 Oktober 2026, maka Panitia Hari Santri di Kabupaten Keerom menyambangi beberapa pimpinan keagamaan yang ada di kabupaten Keerom. Salah satu yang dikunjungi adalah Pimpinan Keagamaan di Kantor Klasis GKI Keerom.
Memang kehadiran Panitia HUT Santri di Kantor Klasis GKI Keerom, terasa mendadak sekali. Setelah dihubungi oleh Ustad Iwan melalui panggilan seluler pukul 09.41 WIT.
Tidak berapa lama kemudian, pada pukul 10.15 WIT, rombongan Panitia HUT Santri Nasional Kabupaten Keerom tiba di Klasis.
Panitia yang hadir terdiri dari Ketua MUI Kabupaten Keerom Ustad Kewa Aman Raden, S,Pd.,M.M.Pd., Sekretaris MUI Kabupaten Keerom Ustad Iwan Setiawan, Pimpinan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Keerom Drs. H. Bachtiar, M.MPd., dan Rahman Karim, Sp., Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Keerom.

Suasana Silahturahmi Panitia HUT Santri Nasional di Keerom dengan Ketua Klasis GKI Keerom, 1 Oktober 2026 (Foto: Bachtiar)
Ketua Klasis GKI Keerom, Pdt. Ckristian Abaa menyampaikan selamat datang untuk pertama kalinya para pemimpin dan tokoh agama Islam di Keerom ke Kantor Klasis GKI ini.
“Saya sampaikan selamat datang dan terimakasih, karena bapak-bapak sekalian bisa datang ke kami di Kantor Klasis GKI Keerom. Saya rasa ini hal yang baik. Agar komunikasi dan hubungan persahabatan terus berjalan. Selanjutnya saya siap mendengarkan maksud dan tujuan dari kehadiran bapak-bapak sekalian.”
Selanjutnya, Ustad Kewa Aman Raden, selaku Ketua MUI dan juga Ketua Panitia HUT Santri Nasional di Keerom menyampaikan senang sekali bisa datang ke kantor klasis GKI Keerom.
“Kami senang disambut dengan baik. Kami datang ini sebagai Panitia HUT Santri Nasional yang akan dilaksanaakan puncaknya pada 22 Oktober 2026. Tujuan silahtuhrahmi ini yaitu hendak menyampaikan rencana kerja kami menyongsong HUT Santri dan program yang akan dilakukan. Kami hendak melaporkan beberapa kegiatan yang kami harapkan kemudian umat beragama lainnya bisa ikut bersama terlibat.”
Dilanjutkan oleh Ketua MUI, Ust. Kewa Aman Raden, bahwa: “Kegiatan yang akan dilakukan yaitu Pasar Murah, Sunatan Massal, Donor Darah dan Upacara Puncak. Kegiatan-kegiatan sosial ini akan terpusat dilakukan di Gedung Pramuka Swakarsa. Sedangkan Upacara Puncak akan dilakukan di MIN Skanto.”
“Ya kami mohon keterlibatan Klasis GKI Keerom dalam kegiatan ini. Hari ini kami awali dengan bertemu dan silahtuhrami. Lalu secara lisan menyampaikan tujuan kami. Secara tertulis akan kami susulkan surat pemberitahuannya” tegas Ust. Kewa menutup percakapannya.
Silahtuhrahmi ini bukan saja di Klasis GKI Keerom. Menurut Ustad Iwan Setiawan, bahwa sebelum ke klasis, mereka bertemu terlebih dahulu dengan Pdt. Yulius Suprabekti di Kampung Yuwanain untuk membahas hal yang sama.

Silahturahmi Panitia HUT Santri Nasional Keerom dengan Pdt. Yulius Suprabekti (1/10) di rumah kediaman kampung Yuwanain (Foto: Iwan)
Ketua ICMI Kabupaten Keerom, Rahman Karim Sp., juga menambahkan bahwa: “pentingnya silahturahmi bersama dengan tokoh-tokoh agama di Keerom dalam rangka melaporkan bahwa kegiatan memperingati HUT Santri ini akan melibatkan umat beragama lainnya. Artinya terbuka untuk umum. Ia juga menjelaskan bahwa untuk urusan ibadah setiap agama itu tetap jalan masing-masing. Akan tetapi kami merasakan perlu untuk hal-hal yang terkait dengan situasi dan kebutuhan sosial dapat dilakukan bersama-sama dengan tokoh agama dan umat lainnya. Itu yang menjadi tujuan kami datang dan kemudian meminta bantuannya jika umat akan ikut serta maka enaknya didata terlebih dahulu”.
Ia juga menambahkan jika ada kesediaan, maka khusus untuk donor darah massal, maka kami membutuh data umat yang siap untuk hadir dan mendonorkan darahnya. Petunjuk dari PMI bahwa diperlukan data awal pendonor dan NIK, supaya dapat didata secara online tetapi juga agar fasiltas yang dibawa sesuai dengan jumlah yang akan mendonor.
Pdt, Ckristian Abaa, berkenan memberikan tanggapan terhadap apa yang disampaikan oleh Panitia Hari Santri Nasional, bahwa secara khusus Klasis GKI Keerom siap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan HUT Santri tersebut.
“Kami menyampaikan terimakasih atas kedatangan panitia HUT Santri Nasional Kabupaten Keerom ke Kantor Klasis GKI Keerom. Teman-teman pimpinan agama melalui MUI sungguh luar biasa, terus menjalin komunikasi dengan tokoh agama lainnya. Prinsipnya dari apa yang telah disampaikan secara lisan, kami memberikan dukungan. Kami menunggu surat dari panitia kepada kami, lalu kami menyurati jemaat-jemaat kami.”
“Beberapa kegiatan yang bisa kami terlibat seperti pasar murah, donor darah dan sunatan massal akan kami surati segera ke jemaat-jemaat kami. Sehingga kami menunggu surat resminya supaya bisa cepat kami infokan ke jemaat” lanjut Pdt. Ckristian Abaa.
Tegasnya pula bahwa kebersamaan seperti ini penting. Para tokoh harus memperlihatkan komunikasi dan pergaulan yang baik satu sama lain. Supaya umat memahami keteladan itu.
“Saya ingat di jaman Pdt. Frans Mambrasar, menjadi Ketua Klasis GKI Keerom, kami pernah terlibat dalam kegiatan Karnaval Kendaraan dalam rangka 1 Muharam. Kami ikut berpartisipasi dalam acara itu dan ikut pawai keliling Arso. Dan kami juga mendapat juara dan sertifikat kenangan”
Hadir juga dalam pertemuan tersebut beberapa tokoh agama Kristen yang kebetulan hadir untuk rapat bersama PGGK.
Sukses untuk Panitia HUT Santri Nasional sejak persiapan sampai dengan puncak acaranya, tanggal 22 Oktober 2026.
(Kissade)
GALERY FOTO SILAHTUHRAHMI PANITIA HUT SANTRI NASIONAL DI KEEROM




Suasana dan Foto Bersama di Kantor Klasis GKI Keerom (Foto: Iwan)

Diskusi Bersama Pimpinan Gereja dan Panitia HUT Santri Nasional di Kantor Klasis GKI Keerom (Foto:Polikarpus)
LAGU KEEROM RUKUN